Kaliurang yang secara harfiah dalam bahasa Indonesia berarti “Sungai Udang“, adalah sebuah tempat wisata yang terletak di provinsi Yogyakarta, persisnya di Kabupaten Sleman, di perbatasan dengan provinsi Jawa Tengah.

Akses menuju ke Kaliurang sangat mudah. Setidaknya dengan jalan kaki atau menumpang angkutan bus, kol (Colt), taxi, ojek atau becak (jarang yang mau), melewati Jalan Kaliurang. Jarak Kaliurang ke Yogyakarta kurang dari 1 jam perjalanan, dan ke Surakarta kurang dari 3 jam perjalanan.

Kaliurang adalah sebuah resor atau tempat peristirahatan karena sejuknya udaranya. Maka di sini terdapat banyak vila-vila penginapan, kebanyakan orang sekitar menyebutnya wisma. Tempat yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan baik dalam maupun luar negeri adalah Tlaga Putri.

Republik Indonesia diwakili oleh Presiden Soekarno , Wapres Moh Hatta , PM Syahrir dan Jendral Soedirman. Sedangkan Delegasi Belanda diwakili oleh Paul Van Zeelan (Belgia), Richard Kirby (Australia), dan Dr Frank Graham (AS). Di dalam perundingan, Frank Graham mengucapkan ungkapan populer, yaitu “You are what you are from bullets to the ballots.

Kaliurang merupakan sebuah tempat wisata yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kaliurang berada pada ketinggian ±878 m dpl mengambil tempat di selatan Gunung Merapi atau sekitar 25 km dari Kota Yogyakarta. Udaranya yang sejuk, antara 20°-25°C, cocok sebagai tempat untuk beristirahat.

Tempat – tempat menarik yang ada di area obyek wisata Kaliurang antara lain :

Taman Bemain Anak:

Taman Bermain memiliki luas sekitar 10.000 m² yang dilengkapi fasilitas seperti ayunan, taman, mobil – mobilan untuk anak, jungkat – jungkit, dan sebagainya.

Tlogo Putri:

Kolam renang dengan sumber air alami dari lereng Bukit Plawangan.

Gardu Pandang:

Gardu Pandang berlokasi ditepi Kali Boyong yang terkenal karena terlanda awan panas dalam tahun 1994. Gunung Merapi dapat dilihat dengan jelas oleh mata saat pagi hari. Menjelang siang Gunung Merapi tertutup oleh kabut sehingga pengunjung tidak bisa melihat Gunung Merapi.

Wisma Kaliurang:

Wisma Kaliurang merupakan bangunan bersejarah, dimana terjadi Perundingan Khusus antara Republik Indonesia dengan Komisi Tiga Negara pada 13 Januari 1948. Perundingan Kaliurang ini melahirkan Notulen Kaliurang. Republik Indonesia di wakili oleh Presiden Soekarno , Wapres Moh Hatta , PM Syahrir dan Jendral Soedirman. Sedangkan Delegasi Belanda diwakili oleh Paul Van Zeelan (Belgia), Richard Kirby (Ausralia), dan Dr Frank Graham (USA). Di dalam perundingan, Frank Graham mengucapkan ungkapan populer, yaitu “You are what you are from bullets to the ballots.”

Bukit Turgo dan Plawangan:

Bukit Turgo dan Plawangan menawarkan pemandangan alam yang asri dan arena olah raga lintas alam. Wisatawan dapat menikmati hutan tropis yang masih tertata rapi serta batuan Merapi tua yang berumur sekitar 40.000 tahun. Dicelah dua bukit ini, sisi timur Turgo dan sisi barat Plawangan pernah dilanda awan panas pada Letusan November 1994.

Bumi Perkemahan Kaliurang:

Merupakan tempat yang biasa digunakan anak – anak Pramuka untuk berkemah.

Pos Pengamatan Kaliurang:

Pos Pengamatan Kaliurang terletak di sisi selatan memilki ketinggian ±864 m dpl. Jarak dari puncak 6,0 km Posisi geografi 7° 36,05’ LS & 110° 25,48’ BT. Terdapat alat pendeteksi gempa yang disebut seismograf. Fungsinya untuk memonitor aktivitas Gunung Merapi. Selain itu, terdapat menara dengan ketinggian ±50 meter untuk melihat Gunung Merapi. Di dalam ruang pos pengamatan, terdapat foto – foto Gunung Merapi saat erupsi dan pengungsian penduduk sekitar lereng  Gunung Merapi.

Bukit Pronojiwo:

Berada di area hutan wisata Kaliurang. Berjalan kearah timur di samping kiri kanan akan melihat beberapa ekor monyet yang berloncatan dan berayun di dahan,  tangga batu yang memanjang sejauh 900 meter. Pada pagi hari di puncak Pronojiwo akan melihat dengan jelas pemandangan Gunung Merapi di saat cuaca cerah tanpa kabut.