Kolaseum di Roma

Kota Roma memiliki banyak bangunan bersejarah dengan arsitektur yang menawan. Di sini ada sebuah istana yang megah. Namanya Istana Apostolik atau lebih dikenal dengan Istana Kepausan atau Istana Vatikan. Di istana inilah Paus tinggal. Istana ini sangat luas, terdiri atas beberapa bangunan seperti apartemen kepausan, kantor pemerintahan Gereja Katolik, beberapa kapel, museum Vatikan, dan perpustakaan Vatikan. Kalau dihitung-hitung, ada 1.000 ruangan di seluruh komplek ini.
Tak kalah menarik untuk dikunjungi adalah Koloseum. Bangunan ini terbuat dari tumpukan batu berbentuk setengah lingkaran. Dulu tempat ini merupakan tempat diadakannya berbagai pertunjukan seni, yaitu musik dan gladiator. Yang unik bila kita berdiri di tengah panggung dan bernyanyi, suara kita akan terdengar oleh seluruh penonton, tanpa dibantu pengeras suara. Oleh karena itu tempat ini juga disebut amphitheatre.
Berkeliling Roma, belum lengkap jika tidak berkunjung ke Pompeii. Memang kota ini telah hancur. Saat ini tinggal puing-puing saja. Tapi jangan salah, Pompeii yang letaknya dekat kota Napoli ini merupakan sebuah kota di zaman Romawi kuno.
Kota ini hancur akibat letusan Gunung Vesuvius di tahun 79 M. Saking besarnya, abu letusan menimbun seluruh kota sampai-sampai kota ini hilang selama 1.600 tahun. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari situs wisata dunia Unesco.
Bangunan bersejarah lainnya adalah Menara Miring Pisa di Kota Pisa. Menara ini adalah sebuah campanile atau menara lonceng katedral. Waktu pertama dibangun, menara ini berdiri lurus. Namun tak lama setelah dibangun, sekitar Agustus 1173, menara ini mulai miring. Ketinggian menara ini adalah 55,86 m dari permukaan tanah terendah dan 56,70 m dari permukaan tanah tertinggi. Bobotnya diperkirakan mencapai 14.500 ton. Untuk mencapai puncaknya kita harus menaiki anak tangga sebanyak 294 anak tangga.